Banyak dari masyarakat kita kekinian sering dibuat bingung bila ditanyakan apakah diabetes melitus itu penyakit keturunan atau bukan ? Jawabannya bisa “iya” bisa “tidak”. Karena memang demikianlah adanya. Bila anda memiliki orang tua dengan penyakit diabetes melitus maka kemungkinan anda menderita penyakit ini jauh lebih besar dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki orang tua dengan diabetes. Sebenarnya diabetes melitus ini sendiri adalah penyakit kelainan metabolisme. Dimana hormon insulin tidak mampu mengolah gula atau glukosa menjadi energi yang dialirkan ke seluruh sel-sel tubuh. Akibatnya kandungan gula dalam darah menjadi tinggi diatas normal. Hal ini berdampak terjadinya kondisi medis yang disebut hyperglikemia. Selain itu ada pula dampak buruk yang lain, yang ini malah kebalikan dari hyperglikemia. Yang mana untuk kondisi ini dinamakan hypoglikemia. Yaitu suatu kondisi dimana kadar gula dalam darah jauh lebih rendah dari seharusnya. Kedua kondisi ini harus dihindari karena bila dibiarkan berlarut-larut akan membuat kondisi pasien menurun. Sehingga pada titik terendah akan kehilangan kesadaran yang disebut koma diabetikum.

Walaupun sudah diterangkan diatas bahwa ada benarnya diabetes itu penyakit keturunan. Tapi bukan semata-mata diabetes itu tidak bisa dihindari.

Hal-hal yang perlu diambil untuk mencegah diabetes :

  • Perhatikan berat badan. Jangan sampai berat badan berlebih apalagi obesitas. Faktor kelebihan berat badan ini berpengaruh besar terhadap timbulnya diabetes melitus
  • Olahraga. Aktifitas fisik sangatlah membantu untuk membakar lemak dan mengurai gula atau glukosa sehingga penumpukannya akan dapat diminimalisir
  • Pola diet sehat. Hindari makan makanan manis dan mengandung garam dalam jumlah banyak
  • Hindari stress dan trauma mental. Hal ini membuat relaks baik bagi fisik maupun pikiran yang dapat mencegah penyakit datang termasuk diabetes
  • Berhenti merokok dan konsumsi alkohol. Dua faktor ini dapat merusak organ tubuh dan beban berat bagi pembuluh-pembuluh darah .

Jadi walaupun benar adanya diabetes melitus adalah penyakit keturunan, ada baiknya kita tetap menjalankan pola hidup sehat. Toh dengan mengikuti pola hidup sehat bukan hanya mencegah diabetes datang, namun hampir semua jenis penyakit dapat dihindari.

1. Apa itu Jantung Koroner ?

Jantung koroner, secara medis disebut penyakit jantung iskemik ialah penyakit jantung yang diakibatkan oleh penumpukan kolesterol, lemak, atau zat lainnya pada dinding pembuluh darah. Penumpukan lemak mempersempit arteri sampai-sampai jantung tidak banyak mendapatkan darah.

Hal ini mengakibatkan akan timbul serangan jantung dengan ditandai nyeri pada dada. Penyakit jantung koroner diakibatkan oleh penyumbatan pembuluh darah di jantung karena adanya dampak penumpukan plak atau lemak tersebut.

Berikut ialah beberapa tanda bahwa seseorang mempunyai peluang penyakit jantung koroner.

1. Pusing dapat menjadi fenomena penyakit jantung koroner, sebab jantung tidak bisa memompa lumayan darah ke otak.

2. Kelelahan tetapi tanpa sebab, dapat jadi tanda bahwa terdapat sesuatu yang salah sampai-sampai dapat mengakibatkan kelelahan, sebab jantung bekerja lebih keras guna memompa aliran darah melalui pembuluh darah yang tersumbat.

3. Nyeri dada (angina), yakni nyeri dada yang terjadi saat area otot jantung tidak mendapatkan lumayan oksigen dan seringkali dirasakan saat terlalu tidak sedikit beraktivitas.

4. Keringat dingin dan mual, sebab otot-otot jantung akan kelemahan oksigen sehingga mengakibatkan suatu situasi yang dinamakan iskemia. Kondisi ini akan merangsang keluarnya keringat berlebih.

5. Sesak napas, merupakan fenomena penyakit jantung seringkali mungkin terjadi bersamaan dengan nyeri dada.
Pengobatan penyakit gagal jantung koroner harus segera ditangani dengan baik. Kesehatan harus menjadi prioritas utama bagi individu.

2. Cara Pengobatan Jantung Koroner

Berikut cara-cara untuk melakukan pengobatan pada penyakit jantung koroner, antara lain:

• Merawat diri sendiri. Aktivitas aerobik selama 20–30 menit 5 hari seminggu meningkatkan kesehatan kardiovaskular. Jika terluka, lakukan aktivitas yang membutuhkan sendi otot tetap mempertahankan fungsi fisik saat pemulihan.

• Pengidap penyakit akan dianjurkan menggunakan obat-obatan oleh dokter untuk mengatasi penyakit jantung, seperti meminum obat golongan beta bloker, statin, dan lain-lain.

• Cara medis dengan sebuah tabung yang ditempatkan di arteri jantung untuk membuatnya tetap terbuka.

Melakukan operasi atau pembedahan untuk mengembalikan aliran darah ke jantung dengan menggunakan arteri atau vena yang sehat untuk melewati arteri yang tersumbat.

Mengenal Lebih Dekat Pengobatan dan Permainan Anak Autis

Autisme merupakan kondisi ketika sistem saraf mengalami gangguan. Terdapat bagian-bagian otak yang tidak bekerja secara seimbang. Akibatnya, penderita autisme mengalami beberapa masalah. Mulai dari masalah berkomunikasi, berinteraksi, hingga memahami emosi.

Agar gejala yang ditimbulkan dapat diminimalisir, perlu dilakukan pengobatan. Selain itu, memilih jenis permainan yang tepat juga dapat memberikan dampak positif.

Cara Pengobatan

Sampai saat ini, autisme memang belum bisa disembuhkan secara total. Namun, ada beberapa pengobatan yang dapat menunjang agar autisme tidak semakin parah.

  1. Terapi Perilaku dan Komunikasi

Gangguan yang mereka alami membuat mereka kesulitan untuk memahami lingkungannya. Mereka tidak hanya sulit berkomunikasi, tetapi juga sulit memahami orang-orang sekitarnya.

Terapi perilaku dan komunikasi dilakukan agar anak dengan autisme lebih mudah beradaptasi. Beberapa contoh terapi ini ialah terapi kognitif, terapi okupasi, dan terapi wicara.

     2. Terapi Keluarga

Pemberian terapi autisme tidaklah sebatas pada anaknya saja. Anggota keluarga lainnya juga perlu diberikan terapi agar bisa berinteraksi dengan sang anak.

Tentu saja, hal ini juga akan berdampak langsung bagi kemampuan anak untuk menyesuaikan diri.

     3. Terapi Psikologi

Jika anak denga autisme memiliki masalah kejiwaan seperti depresi, terapi psikologi juga dibutuhkan.

     4. Pemberian Obat

Anak penderita autis terkadang membutuhkan obat untuk mengendalikan gejala-gejala tertentu. Sebagai contoh, antidepresan digunakan agar anak tidak mengalami kecemasan.

Jenis Permainan Untuk Anak Autis

Terdapat beberapa jenis permainan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mengoptimalkan otak penderita autis.

  1. Puzzle

Selain mudah dan menyenangkan, puzzle dapat melatih fungsi kognitif. Anak dengan autisme dapat belajar memecahkan masalah dan tidak mudah menyerah.

     2. Balok Susun

Permainan ini akan merangsang kreativitas dan kemampuan berfikir secara runut. Anak juga bisa belajar bersosialisasi.

    3. Menggambar dan Mewarnai

Pada permainan ini, anak belajar membedakan warna. Kemampuan motorik halusnya juga dapat terlatih dengan menggambar dan mewarnai.

    4. Kartu bergambar

Kartu bergambar bisa meningkatkan daya ingat anak. Selain itu, anak juga bisa mengenal angka, huruf, hewan, tumbuhan, serta hal-hal lainnya.

   5. Boneka atau bantal lembut

Penderita autis harus menenangkan diri ketika merasa tidak nyaman. Oleh karena itu, boneka atau bantal lembut bisa menjadi media untuk belajar mengendalikan emosi.

 

Tidak banyak orang yang mengetahui jenis-jenis penyakit jantung, yang umum dan banyak di ketahui & dikenal oleh kebanyakan orang adalah serangan jantung, jantung koroner, padahal banyak macam penyakit jantung, seperti yang akan kita bahas yaitu Trachycardia/Takikardia. Apa yang dimaksud dengan Takikardia? Apa penyebab penyakit ini?, bagaimana cara mengatasinya?, berikut adalah penjelasan mengenai Takikardia.

DOKTER – Takikardia adalah keadaan jantung dalam kondisi berdenyut  >99 kali atau paling tidak berdetak sekitar 100 kali per menit, meski dalam kondisi tubuh beristirahat. Peningkatan detak jantung terjadi pada ruang bagian atas atau bagian bawah jatung. Tidak memungkiri hal ini dapat terjadi pada kedua ruang tersebut.

Penyakit takikardia tergolong salah satu jenis penyakit jantung berbahaya, karena penderita memiliki kondisi jantung yang berdenyut / berkontraksi terlalu cepat, sedangkan darah yang di pompa ke jantung hanya sedikit. Kondisi seperti ini jantung di katakan dalam kondisi tidak normal.

Keadaan ini tidak hanya dapat terjadi di area dada saja, namun dapat ditemui juga di area lain seperti di leher dan di tenggorokan. Penyakit ini perlu diwaspadai sebab tidak menunjukan gejala yang spesifik dan penyakit ini dapat menyerang siapapun dan tidak pandang usia.

Ada beberapa jenis penyakit Takikardia, yaitu:

  • Takikardia supraventrcular (SVTs)

Jenis Tarkikadia ini dapat terjadi pada daerah atas bilik jantung, terjadi proses tidak yang tidak normal dimana ada hantaran elektrik pada jantung. Biasanya sudah terjadi sejak lahir.

 

  • Fibrilasi Ventrikel

Terjadi karena hantaran elektrik pada jantung yang meyebabkan tidak efektifnya getaran bilik jantung, sehingga darah tidak mampu memompa darah yang dibutuhkan oleh tubuh.

 

  • Atrial Flutter

Keadaan dimana serambi jantung berdetak dengan sangat cepat, tetapi masih dalam kondisi teratur. Disebabkan oleh rangkaian penghantar sinyal pada bagian serambi jantung tidak teratur

 

  • Atrial Vibrilasi

Keadaan dimana jantung berdetak dengan sangat cepat dikarenakan kacaunya daya hantar elektrik pada serambi. Sehingga kontraksi serambi menjadi tidak teratur

 

  • Venticular Trachycadia

Disebabkan oleh pergerakan daya hantar elektrik takikadia yang tidak normal.

Demikian merupakan beberapa jenis dari takikadia.