Trik Jitu Miliki Tabungan Rp 10 Juta dengan Gaji Pas-pasan

 

Menabung sudah pasti bukan menjadi hal baru bagi Anda, karena kegiatan ini seringkali sudah dikenalkan dari kecil. Hampir semua orang yang bersekolah akan mengerti apa saja manfaat yang diperoleh dari menabung, karena ibu serta bapak guru pasti sering mengingatkan menabung. Tetapi, bagaimana dengan realisasinya?

 

Walaupun terlihat mudah, pada kenyataannya menabung tidak semudah yang kita bayangkan. Apalagi jika kita sudah berada di dunia kerja dan menerima gaji pas-pasan. Ingin menabung beberapa juta saja rasanya sulit. Namun, tidak ada salahnya Anda mencoba menabung dari gaji pas-pasan ini. Ada beberapa tips yang bisa mengantarkan Anda mencetak nominal Rp 10 juta di buku tabungan Anda.

 

Atur Pengeluaran Bulanan dengan Ketat

 

Hal pertama yang harus dilakukan ialah mengatur anggaran bulanan. Atur anggaran sebelum gaji turun, sehingga Anda memiliki waktu untuk memperhitungkan, mempertimbangkan hingga menyusun anggaran dengan baik. Susun anggaran dengan ketat, kebutuhan harus bisa terpenuhi dengan tepat. Anda hanya perlu membelanjakan uang untuk kebutuhan yang bersifat pokok saja.

 

Miliki Dana Darurat Terlebih Dahulu

 

Miliki dana darurat sehingga tak akan mengganggu usaha mengumpulkan tabungan. Ini penting untuk dicermati dari awal, karena bisa memberikan dampak yang besar untuk keberlangsungan uang tabungan Anda. Jangan sampai Anda tidak memiliki dana darurat, hingga akhirnya mengorbankan uang tabungan di saat-saat terdesak.

 

Tabung di Nominal Tertentu

 

Kegiatan ini khusus bagi Anda yang menabung di rumah serta tidak menyimpannya di rekening tabungan. Akan ada sensasi berbeda bila Anda menabung serta mengumpulkan uang setiap lembar di nominal tertentu. Tak perlu pecahan besar, cukup setiap Anda memiliki pecahan Rp 20 ribu, Anda memasukkannya ke celengan dan menganggap uang tersebut tidak ada. Kegiatan ini akan sangat menyenangkan, apalagi jika Anda memiliki niat dan tekat yang bulat.

 

Bawa Uang Pas Saat Pergi

 

Biasanya, pengeluaran tanpa sebuah rencana terjadi karena hal sepele seperti membawa uang lebih ketika pergi. Lebih baik saat pergi tak perlu membawa ATM dan uang lebih. Cukup bawa uang secukupnya.

Sumber Referensi : Hashtagoption

5 Inspirasi Dekor Rumah Dengan Botol Kaca Bekas

Anda sering mengkonsumsi sirup, madu maupun aneka minuman yang dikemas dalam botol kaca. Pengemasan pada botol kaca memang cenderung lebih baik karena kedap udara jadi minuman tidak mudah untuk terkontaminasi oleh udara bebas atau bakteri yang bisa merusak kualitasnya. Sayangnya, karena ukurannya yang terlalu besar dan bahan berisiko pemakaian botol kaca hanya Anda biarkan bertumpuk di rumah.

Daripada Anda membuang botol kaca yang berjubelan mengapa tidak memanfaatkan botol-botol tersebut menjadi dekorasi rumah yang unik dan cantik. Inilah beberapa inspirasi dekorasi rumah dengan menggunakan botol kaca bekas.

Wadah Minum dan Makan Burung

Ada cara unik yang bisa Anda coba untuk membuat wadah makanan dan minum untuk burung liar atau burung peliharaan, yaitu dengan menggunakan botol kaca bekas. Cukup iktakan botol kaca dengan kawat dan gantungkan botol kaca tersebut secara terbalik di tempat yang tinggi, tepat di bagian bawahnya Anda bisa merekatkan wadah makanan atau wadah minum burung.

Pot Bunga Terbalik

Beli pot bunga yang unik mengapa harus jika ada banyak botol kaca bekas yang bisa Anda gunakan baik sebagai pot bunga biasa maupun bot bunga terbalik. Potong botol kaca dan gunakan baian atas botol sebagai tempat penyimpanan tanah, setelah terisi dengan tanah dan tumbuhan, letakkan botol kaca sercara terbalik di atas pecahan botol kaca lainnya yang sudah terisi air.

Lonceng Teras

Dibutuhkan kreativitas untuk menciptakan alat dekorasi rumah ini, yang perlu Anda gunakan cukup bagian atas botol bibir dan seperempat badan botol kaca. Gunakan hiasan untuk mempercantik lonceng teras dari botol kaca tersebut.

Tempat Lilin

Jika Anda memiliki botol kaca berukuran mini, maka Anda bisa menggunakannya sebagai media untuk menyimpan lilin. Supaya terlihat lebih cantik, alangkah baiknya bila Anda menghias lebih dahulu botol kaca tersebut dengan mengecatnya atau memberi hiasan lainnya.

Lampu Chandelier

Punya banyak botol kaca berwarna-warni, maka Anda bisa membuat lampu chandelier yang cantik, cukup gantungkan botol-botol kaca tersebut mengelilingi bohlam lampu.

Sumber Referensi : Indolexa

Jenis-Jenis Pajak Di Indonesia

Anda mungkin sudah terbiasa mendengar pengertian tentang pajak dan betapa pentingnya membayar dan melapor pajak tepat waktu, namun sayangnya pengetahuan Anda hanya sebatas itu saja, tidak banyak hal yang Anda ketahui, termasuk apa saja jenis pajak dan siapa saja wajib pajak.

Jenis Pajak Berdasarkan Lembaga Pemungut

Bila berbicara mengenai pajak, dan jenisnya, ada banyak sekali yang perlu Anda ketahui, salah satunya adalah jenis pajak yang ditinjau berdasarkan lembaga pemungutnya. Ada 2 jenis pajak yang termasuk dalam golongan ini, yakni Pajak Pusat dan Pajak Derah.

  • Pajak Pusat merupakan jenis pajak yang dikelola Pemerintahan Pusat yang centernya adalah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.
  • Pajak Derah merupakan jenis pajak yang mana dikelola keuangannya oleh Pemerintah Daerah mau itu tingkat Kabupaten atau Kota dan Provinsi.

Setelah memahami kedua jenis pajak ini, Anda pun perlu memahami apa saja jenis pajak pusat yang hingga saat ini masih dikelola oleh DJP. Mungkin ada beberapa jenis pajak yang familiar dengan Anda, namun ada pula jenis pajak yang baru pertama kali Anda dengar.

Pajak Penghasilan

PPh merupakan jenis pajak yang langsung dikenakna pada orang pribadi maupun badan atas pendapatan yang diterima atau diperolehnya dalam kurun waktu satu tahun pajak. Yang dimaksudkan dengan pendapatan adalah setiap tambahan dari kemampuan ekonomis yang diperoleh wajib pajak yang asalnya dari dalam negeri atau luar negeri yang bisa digunakan untuk konsumsi pribadi atau menambah kekayaan wajib pajak dengan nama dan juga dalam bentuk apa pun. Maka dari itu, pajak penghasilan bisa digolongkan terhadap keuntungan usaha, honorarium, gaji, hadian dsb.

Pajak Pertambahan Nilai

Pajak ini dikenakan atas konsumsi dari barang kena pajak maupun jasa kena pajak yang terdapat di dalam wailayan Indonesia. Setiap barang maupun jasa merupakan barang kena pajak dan juga jasa kena pajak terkecuali hal itu ditentukan lain oleh UU PPN.

Dari jenis-jenis pajak yang sudah diterangkan di atas, apakah Anda bisa membedakan pengertian dan fungsi dari kedua jenis pajak sehingga tidak bingung lagi saat akan membayar pajak.

Sumber Referensi : smconsult